Andaikata kita diminta menjumlahkan 10 buah bilangan yang dimasukan melalui keyboard dan kita menyelesaikan masalah diatas menggunakan struktur sequence atau runtunan, maka algoritmanya berupa pseudocode sebagai berikut :
Input(x1)
Input(x2)
Input(x3)
Input(x4)
Input(x5)
Input(x6)
Input(x7)
Input(x8)
Input(x9)
Jumlah = x1 + x2 + x3 + x4 + x5 + x6 + x7 + x8 + x9 + x10 output (jumlah)
Pseudocode diatas benar tapi tidak efisien. Bayangkan saja, seandainya data yang harus dijumlahkan relatif besar, misalnya 1000 buah, maka betapa banyaknya baris intruksi untuk membaca data dan panjangnya penulisan intruksi untuk menjumlahkan datanya. Untuk masalah ini, solusinya adalah penggunaan struktur iteration atau perulangan.
Jumlah = 0
For i=1 to 1000 do
Input (x)
Jumlah = jumlah + x
End for
Output(jumlah)
Intruksi perulangan digunakan untuk menjalankan satu atau beberapa intruksi sebanyak beberapa kali jika suatu kondisi terpenuhi. Intruksi perulangan memungkinkan kita untuk menjalankan beberapa intruksi hanya dengan menuliskan intruksi tersebut satu kali saja. Proses perulangan biasanya digunakan untuk :
- Mengulang proses pemasukan data
- mengulang proses perhitungan
- Mengulang proses penampilan hasil pengolahan data.
Struktur perulangan terdiri atas empat bagian :
- kondisi perulangan yaitu ekspresi boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pengulangan. Kondisi ini bisa dinyatakan secara eksplisit oleh pemrogram atau dikelola secar implisit oleh komputer.
- Badan perulangan, yaitu sama atau lebih intruksi yang akan diulang.
- Inisialisasi, yaitu aksi yang dilakukan sebelum perulangan dilakukan pertama kali
- Terminasi, yaitu aksi yang mengakibatkan perulangan dihentikan.
Macam – macam struktur perulangan :
- Intruksi For
- Intruksi While
- Intruksi While – Do
4. Intruksi Repeat until
Dalam bahasa pemograman, proses perulangan ditanganni dengan mekanisme yang dinamakan dengan LOOP. Dengan mekanisme Loop ini, suatu proses yang berulang dapat diimplementasikan dengan pernyataan-pernyataan yang relatif pendek.
Artikel Terkait:
Algoritma dan Pemrograman
- Class Inheritance
- OOP Recursive Decent Parsing III
- OOP Recursive Decent Parsing II
- OOP Recursive Decent Parsing I
- Calculate Sequebce by Using Iterative Function
- A Comparison of Sorting Algorithms
- Typical data sequences for testing sorting algorithms
- Quicksort Algorithm
- Vector
- Function to reverse an integer array
- Array
- String Contains function
- RECCURENCE RELATION
- Recursion
- Recursion Shortest Function to Reverse a String
- Calculator (C++)
- Recursive Format numbers with commas
- Calling functions with Inline Assembly
- Recursive Function
- Algoritma Menentukan Tahun Kabisat
- Algoritma dan Class Bilangan Prima
- Class Luas Lingkaran dan Volume Bola With Jeliot
- Class Bilangan [Bahasa C++]
- Struktur Perulangan (Lanjutan)
Comments :
0 comments to “Struktur Perulangan”
Post a Comment